Header Ads

Image and video hosting by TinyPic

Aku Harus Kuliah Di Jogja


Sebenarnya aku bisa saja kuliah di Pontianak dan ambil jurusan di salah satu fakultas yang terdapat di kota ini. Sewaktu SMU aku pernah berniat mengambil Fakultas  Ekonomi  jurusan Akuntansi, sebelum salah seorang teman masa kecilku menyarankan agar aku mengambil jurusan Komputer di Jogja.

            Aku berfikir kemudian “Ya, aku suka dengan ilmu komputer mengapa aku tidak kuliah saja di Komputer” Yang mendorongku kuliah di Jogja adalah aku ingin sekali mempelajari bagaimana cara membuat website, itu saja. Kebetulan di Pontianak saat itu belum ada Jurusan Komputer.

            Sebetulnya ada hal lain yang ingin kuceritakan kenapa aku ingin kuliah disana tapi hal ini kurahasiakan kepada keluargaku, bahwa wanita adik kelasku yang kutaksir sempat mengatakan bahwa dia ingin kuliah di Jogja. Dan itulah sebabnya aku memutuskan ingin kuliah disana meski akhirnya dia kuliah di Pontianak.
oooOOOooo

            Pertengahan tahun 2002 setelah tamat SMU aku memutuskan berangkat ke Jogja dari Semarang, Tunggu ? dari Semarang, bukankah lebih enak jika langsung menuju Jogja lewat Pesawat saja atau jalur udara.

            Well, saat itu memang belum ada pesawat yang berangkat dari Pontianak menuju Bandara Adisucipto Yogyakarta. Sehingga satu – satunya jalan ya melewati Semarang lewat jalur air / Kapal.  Jujur kukatakan aku sempat muntah saat pertama kali naik kapal, waktu itu sedang demamnya piala dunia 2002.

            Setiba di Jogjakarta aku menginap  di Hotel Bhinekka. Kebetulan hotel ini milik salah seorang pengurus Asrama Kalbar. Sebelum akhirnya aku memilih ngekost.
oooOOOooo

            Sedikit cerita, awal semester aku mencoba memanjangkan rambutku yang ternyata rambutku tak cocok di panjangkan, inginnya sih rambutku memanjang kebawah tapi kenyataan malah memanjang keatas alias kribo.

            Di Jogja aku mulai mengenal arti sebuah teman, aku mulai mengenal lebih lanjut menjadi seorang aktivis kampus yang ternyata menjadi seorang aktivis atau volunteer lebih menyenangkan.

            Pertama kali aku berjalan jauh adalah saat menjadi panitia pelatihan kader tahun 2003. Setiap panitia harus berjalan dengan jarak yang cukup jauh. Dan sampai sekarang aku terbiasa jika tak ada kendaraan aku lebih memilih berjalan kaki, karena bagiku amat sangat menyenangkan.

            Aku juga mulai mengenal cara merayu perempuan lewat MIRC, aku dulu juga sempat punya Friendster, dan satu hal yang terpenting aku berkenalan dengan seorang programmer yang dimana beliau juga menjadi idolaku saat menggarap program website, nama beliau adalah Bunafit Nugroho. S.Kom, beliau juga seorang penulis Ilmu Komputer.
oooOOOooo
            Aku ingin bercerita tentang Programmer, bahwa banyak yang mengatakan bahwa seorang programmer harus mahir dalam Jaringan, Pemrograman ini dan itu, kukatakan memang sebagian Programmer seperti itu, tapi aku hanyalah seorang Web Design. Aku tertarik dengan Website karena Designnya. Meski ada beberapa aspek yang harus diperhatikan seperti Security dan sebagainya.

            Website pertamaku adalah website untuk channel MIRC Pontianak, dimana website ini tidak mendukung PHP dan hanya HTML murni, saat itu masih belum ada Hostingan gratis yang mendukung PHP. Berbeda dengan jaman sekarang dimana dengan sebuah Blog saja bisa menjadi sebuah website. Well Zaman sudah berubah.

            Sekarang adalah zamannya Website harus responsive, bukan hanya support di Desktop saja, Namun juga harus tampil di Android. Meski hanya dibuat dengan menggunakan CMS.
oooOOOooo
            Kembali keceritaku tentang pengalaman hidupku di Jogjakarta, terkadang aku rindu dengan kehidupanku terdahulu di Jogja, aku merasa bebas, setiap akhir pekan aku selalu menghabiskan waktu dengan cara Browsing di Warnet, ke toko buku Social Agency, Salah satu warnet yang kusuka adalah Warnet Merapi, aku tak tahu apakah warnet tersebut masih ada atau tidak. Mengapa aku suka bermain disitu, sebab disitu terdapat Drive yang memuat banyak lagu, sehingga aku bisa mengcopy lagu-lagu tersebut di server milik penjaga Warnet. Sebelum akhirnya aku membeli CD-R Blank dan di Burning.

            Ribetkah,  Mengapa aku tidak menggunakan USB saja ?  Jawabannya karena USB Drive saat itu amat mahal. Satu Flashdisk saja bisa 600 ribu padahal hanya beberapa Gigabyte. Dan sebagai anak Kost aku tak memiliki uang sebanyak itu.  Bandingkan dengan zaman sekarang.

            Menyewa Film lewat VCD Rental juga salah satu kegemaranku, meski kualitasnya masih CAM , terkadang ada orang yang melintas di layar PC ku. Apakah itu menggangguku ? ya tapi mau apalagi, saat itu terutama sebelum tahun 2006 belum ada Bioskop di Jogjakarta, khususnya Bioskop yang selalu Premiere film-film Hollywood, kecuali Bioskop Mataram yang premiere film Indonesia. Sedangkan aku adalah seorang Hollywood Maniacs.

            Pun begitu saat aku pulang Ke Pontianak dalam rangka liburan Lebaran, hiburanku juga sama yaitu menonton film di VCD. Permasalahannya juga sama tidak ada Bioskop di Pontianak sebelum tahun 2005.

            Tapi ada suatu yang lucu disini, saat aku kuliah di Jogja perasaan Homesick  selalu ada. Aku selalu beranggapan bahwa Pontianak adalah tempat terindah yang selalu hadir setiap mimpiku, namun saat aku selesai kuliah disana dan pulang kampung terkadang aku bermimpi tentang masa-masa indahku sewaktu di Jogja, mengapa begitu ? Jawabannya adalah mungkin aku merasa Jenuh. Aku ingin sesuatu yang berbeda, dan sebagai manusia hiburan dengan suasana yang berbeda itu penting. 

          Saat aku kuliah di Jogja perasaan Homesick  selalu ada. Sewaktu di Jogja aku selalu beranggapan bahwa Pontianak adalah tempat terindah yang selalu hadir setiap mimpiku, namun saat aku selesai kuliah disana dan pulang kampung terkadang aku bermimpi tentang masa-masa indahku sewaktu di Jogja, mengapa begitu ? Jawabannya adalah mungkin aku merasa Jenuh. Aku ingin sesuatu yang berbeda, dan sebagai manusia hiburan dengan suasana yang berbeda itu penting



            Satu lagi kebiasaanku sewaktu di Jogja adalah aku terkadang sering berjalan sendirian ke Jembatan layang Janti dan melihat keadaan kota saat tengah malam, Gilakah aku ? Tidak, tapi dari situ aku mulai menyukai sudut terindah dari suatu kota adalah melihatnya dari atas seperti melihat kota dari Gedung,  Jembatan Tol dan sebagainya, terkadang aku selalu memotret Sungai Kapuas dari atas Tol. Meski sedang duduk diatas kendaraan.




Tidak ada komentar

Gambar tema oleh fpm. Diberdayakan oleh Blogger.