Karir pertamaku
Tahun 2006 merupakan tahun
terakhirku di Jogja, aku berhasil menyelesaikan pendidikanku di bulan Oktober
2006, Memori akan gempa di Jogja yang
terjadi di bulan Mei masih menyisakkan trauma yang mendalam bagi kehidupanku.
Bagaimana tidak, di sepanjang jalan
aku sering melihat orang yang tewas saat mereka tengah tertidur, Alhamdulillah
sewaktu peristiwa itu terjadi aku dalam keadaan sadar dan habis melaksanakan Sholat
Subuh.
Beberapa bangunan ambruk kulihat di
depan mataku sendiri, termasuk diantaranya Plaza Ambarukmo yang baru beberapa
bulan dibangun. Rumah didepan kostku juga sedikit ambruk, bahkan temanku yang
berasal dari Timor tewas ketika dia sedang tertidur.
Hingga sekarang saat aku mendengar
atau merasakan tanah bergetar aku akan shock dan trauma, jantungku berdetak
kencang.
oooOOOooo
Karir pertamaku di dunia kerja
adalah sebagai karyawan di perusahaan Futures, perusahaan ini bergerak di
bidang Index Saham, mungkin kedengarannya menarik, namun yang terjadi adalah
aku hanyalah seorang marketing biasa yang tugasnya mencari nasabah.
Kuakui tidaklah mudah mencari
nasabah, sebab nasabah yang dicari bukanlah orang yang hendak meminjam uang
seperti Marketing di Bank. Nasabah yang dicari adalah nasabah yang uangnya di
investasikan sebesar Rp. 100.000.000,-
Uang sebesar itu nantinya akan
dipakai sebagai margin, dimana saat harga naik maka saham bisa di jual, dan
saat harga turun maka saham bisa di beli, aku lupa cara bermainnya, Resiko yang
ditanggung juga besar, sebab bermain di index seperti itu berarti harus siap
untuk bangkrut. Lose banyak, maka
bangkrut adalah konsekuensi yang harus diterima.
Pernah suatu kali pimpinan kepala
cabang di perusahaanku bekerja di serang oleh nasabah. Hal itulah yang kemudian
membuatku berfikiran untuk mencari pekerjaan lain. Dan aku hanya bekerja selama
tiga bulan di perusahaan tersebut sebelum aku memulai perjalanan karirku
sebagai Design Graphic
oooOOOooo
Design Graphic mungkin suatu
pekerjaan yang mengasyikkan bagiku, tercatat aku sudah empat tahun bekerja di sebagai
Graphic Designer dengan kemampuan olah gambar digital Photoshop, Hingga setahun
sebelum aku memulai mencoba meniti karir lainnya sebagai Pramuniaga di sebuah
toko kacamata.
Ya,
di sekitar tahun 2012, aku sempat bekerja di toko kacamata, namun itu pun tak
lama hanya satu bulan lamanya, hal ini disebabkan karena aku tak cocok dengan
atmosfirnya, selain pimpinanku yang cepat naik darah, tekanan pekerjaan juga
memaksaku untuk resign lebih awal. Padahal gaji yang kuterima saat itu lumayan
besar sebulan bisa mencapai satu setengah juta.
oooOOOooo
Akhir
tahun 2012, aku mengalami masa cerita yang baru, yaitu aku lulus kualifikasi sebagai
CPNS atau Calon Pegawai Negeri Sipil. Namun hingga saat ini nasibku di CPNS
juga masih terkatung-katung hal ini di sebabkan karena Surat Keputusan masih
belum kami terima dan kelulusan kami sampai saat ini masih di permasalahkan.
Aku
memang sempat galau selama beberapa bulan, hingga salah seorang temanku
menyarankanku untuk menjadi seorang pengusaha di bidang Website, hal inilah
yang kutekuni hingga saat ini, Memang penghasilanku tak seberapa karena aku
memilih kerja sebagai freelance. Tapi aku memiliki waktu yang panjang untuk
mengembangkan kemampuanku termasuk diantaranya kemampuan mempelajari sesuatu
yang
baru.
Alhamdulillah, akhir-akhir ini aku
mampu membuat aplikasi android dan Games meski dengan HTML 5 dan berbasis
website. Aku menyampaikan pesan kepada yang membaca, bahwa saat usia kalian
masih 20 tahun, kalian bisa saja bekerja sebagai karyawan atau pegawai, namun saat
usia kalian menginjak 30 tahun kalian cobalah sesuatu yang baru yaitu menjadi
wirausahawan. Mental Wirausaha adalah pantang menyerah. Dengan pola pikir yang
kreatif dan sedikit idealis
Sebagai wirausahawan di bulan April
2016 aku mengikuti pelatihan CEFE XXX atau Cefe 30 dimana kegiatan ini sendiri
diadakan oleh Disperindag Provinsi Kalimantan Barat. Banyak ilmu yang kudapati
disana termasuk diantaranya kekeluargaan.

Tidak ada komentar